Kutai Barat 10 Juni 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, sebanyak 100 peserta mengikuti lomba olahraga tradisional menyumpit yang digelar dengan semarak di Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan yang bertujuan untuk melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat sinergi antarinstansi dan masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Wakapolres Kutai Barat, perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Adat, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Sekretaris Dispora, dan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga.
Dalam sambutannya, Wakapolres Kutai Barat menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak dalam memeriahkan peringatan HUT Bhayangkara ke-79. Ia menekankan bahwa olahraga menyumpit bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari pelestarian identitas budaya masyarakat Dayak.
“Melalui olahraga menyumpit, kita tidak hanya membangun kebugaran dan sportivitas, tetapi juga menjaga warisan leluhur yang menjadi bagian dari jati diri Kutai Barat,” ujarnya.
Peserta yang terdiri dari berbagai kalangan masyarakat dan pelajar menunjukkan keterampilan dan ketepatan dalam membidik sasaran dengan alat tradisional sumpit. Lomba dibagi dalam beberapa kategori berdasarkan 29 nymupit regu putra dan regu putri , serta dinilai berdasarkan akurasi dan teknik tepat sasaran (poit).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat turut menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembudayaan olahraga tradisional di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak tergerus oleh zaman.
Selain lomba menyumpit, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan adanya UMKM lokal, yang semakin memperkaya suasana peringatan HUT Bhayangkara tahun ini.
#Polreskubar
#Dispora
#olahragatadisional
#menyumpit
#olahragarekereasi
#oltrat